Monthly Archives: June 2007

Chatting dengan media Bluetooth

Saya sendiri sangat suka sekali dengan chatting, hal ini juga didasari dengan cara berkomunikasi saya yang cenderung memilih tulisan ketimbang komunikasi verbal. Karena saya merasa lebih nyaman apabila saya berkomunikasi secara tulisan.

Namun seperti yang kita tahu bahwa media chatting yang dimungkinkan dengan menggunakan media HP,

hanyalah melalui sms, atau lewat gprs, yang mana kedua pilihan tersebut menghabiskan pulsa. Nah untuk itulah saya bersama teman-teman terfikir untuk membuat sebuah aplikasi di HP untuk chatting, yang tidak menghabiskan pulsa sedikit pun. Maka pilihan saya jatuh pada teknologi Bluetooth dan J2ME yang sebagian besar telah terinstall dalam HP terikini.

Kami memulai proyek kami dengan beranggotakan:

  1. Handy Eka C K
  2. Rona Fajar
  3. Labib Fayumi
  4. Tri Adi N

Kami mulai dengan mempelajari bagaimana cara Bluetooth bekerja, dan bagaimana cara penggunaannya dalam J2ME. Kami banyak sekali mengalami kesulitan. Kesulitan terbesar kami adalah begitu banyaknya tugas yang dibebankan kepada kami, maupun saya khususnya, sehingga kami menjadi kerepotan dalam membagi waktu, apalagi aplikasi mobile merupakan hal baru bagi kami, sehingga banyak sekali waktu yang kami habiskan untuk mempelajari tekniknya, dan mempelajarinya dengan begitu banyak trial and error.

Satu lagi hal yang menghalangi kami adalah lambannya koneksi internet di kampus kami, sehingga proses pencarian referensi dari internet tidak berjalan dengan optimal. Hal ini sungguh sangat disayangkan. Namun apa boleh dikata… kami harus tetap berjuang 🙂

Namun akhirnya kami bisa menyelesaikan proyek kami, meskipun bagi saya pribadi masih kurang sempurna

Continue reading

Unair, 1 Juni 2007

Sekitar pukul 14.30 anak informatika datang ke unair. Sesaat setelah bawa peralatan keluar, kita — yang ada di dalam mobil tebengan — berangkat ke tempat parkiran motor FE. Sampe sana, sempet heran juga.. ternyata orang matematika juga mengerahkan pasukan mereka.. kuantitasnya banyak sih, malah kalo diliat-liat lebih banyak dari kita. Setelah semuanya dateng, kita marching ke parkiran FH bareng anak matematika juga. “Dia” juga belum dateng, paling juga masih tidur. Pas kita semua dah pada komplit, akhirnya kita latihan, tapi satu yang tidak saya ketahui, ternyata kita dan anak matematika itu ceritanya kolaborasi. Urutannya mereka duluan, dan kemudian kita. Pas mau latihan “dia” dateng, dan bisa ditebak datengnya bareng siapa.. “orang itu”. Anjrit!!! bad mood: on, muka sok kuat: on. Ok, masih lumayan, coba let it flow, tanpa melihat mereka berdua, apalagi muka “orang itu”. Pas latihan pun “orang itu” pun bersikap apatis banget, nggak mau mengikuti gaya nari konyol yel-yelnya, “Apa-apaan orang ini, gak berguna banget”. Sudahlah, aku enggak mau ngurus “orang itu”, ngapain juga coba, I despise him!!

Continue reading