Twisted Logic

Waktu pelajaran matematika dulu pas jamannya SMA pasti kita diajarin yang namanya logika. Ada banyak macamnya seperti operator atau, dan, jika… maka…, dan lain-lainnya yang intinya mencari apakah persamaan logika yang diberikan bernilai salah atau benar (bukan betul). Ambil sebagai contoh persamaan jika.. maka.. dibawah ini:

P –> Q

Q –> Y

sehingga: P –> Y adalah persamaan yang bernilai benar

Ya itulah matematika..

Tapi.. Apabila kita mengganti notasi: –> menjadi bermakna mencintai dan digunakan pada persamaan tersebut apa yang akan terjadi?

Seperti inilah jadinya:

P –> Q

Q –> Y

Dibaca: P mencintai Q; Q Mencintai Y

Apakah P mencintai Y bernilai benar? tentu saja SALAH. Yang terjadi biasanya adalah P membenci Y yang dicintai oleh Q yang mana dicintai oleh P.

Apakah Q bisa mencintai P pada akhirnya? Hanya Tuhan dan Q-lah yang tahu..

Karena Cinta adalah masalah Hati, di dalam Cinta tidak ada Logika.

Dan Hati tidak bisa dipaksa..

2 responses to “Twisted Logic

  1. good luck bro! :P~

  2. aih sakit emang …
    btw dikau seneng sama siapa toh ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s